Publikasi & Media
ASDP Indonesia Ferry

...

Publikasi & Media

Cuaca Ekstrem Tunda Pelayaran KMP Mamberamo Foja, ASDP Utamakan Keselamatan dan Layanan Prima

11 April 2026

Biak, 11 April 2026 — Di tengah dinamika alam yang tak selalu bersahabat, keselamatan tetap menjadi kompas utama dalam setiap perjalanan. Pada Jumat, 10 April 2026, KMP Mamberamo Foja yang melayani lintasan Biak–Teba–Trimuris–Kosonaweja mengalami penundaan keberangkatan akibat cuaca buruk dengan tinggi gelombang mencapai sekitar 4 meter dengan kecepatan angin mencapai 40 knots dan disertai awan Stratocumulus. Kondisi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

Sebagai langkah mitigasi, kapal saat ini telah berada dalam kondisi aman dengan berlindung di Pelabuhan Teba sambil menunggu kondisi cuaca membaik dan dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan bahwa keputusan penundaan diambil sebagai langkah preventif untuk melindungi seluruh pengguna jasa. “Keselamatan adalah prioritas utama. Tidak ada kompromi dalam setiap keputusan operasional, terutama saat menghadapi kondisi cuaca ekstrem,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, General Manager ASDP Cabang Biak, Windra Soelistiawan, memastikan seluruh penumpang tetap dalam kondisi aman dan terlayani dengan baik selama masa tunggu. “Kami memastikan kebutuhan dasar penumpang terpenuhi, mulai dari konsumsi, ketersediaan air tawar, hingga kenyamanan selama berada di kapal,” jelasnya.

Selama penundaan, ASDP melakukan langkah service recovery secara cepat dan terukur. Tim di lapangan secara aktif membagikan makanan dan minuman kepada penumpang, memastikan kecukupan air tawar, serta melakukan penambahan pasokan logistik dari titik terdekat.

Koordinasi juga terus dilakukan dengan aparat Polairud setempat guna menjaga keamanan dan ketertiban selama masa tunggu.

Pendekatan pelayanan tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga pada kenyamanan psikologis penumpang. Awak kapal bersama petugas lapangan membangun komunikasi yang intensif dan terbuka, memberikan penjelasan berkala terkait kondisi cuaca dan rencana keberangkatan. Suasana kebersamaan turut dihadirkan melalui momen doa dan refleksi bersama, yang menjadi ruang penguatan moral bagi penumpang dan kru di tengah ketidakpastian perjalanan.

Sebagai bagian dari peran strategisnya, ASDP Cabang Biak melayani sedikitnya 19 lintasan penyeberangan perintis di wilayah Papua dan Papua Barat. Layanan ini didukung oleh armada kapal ro-ro yang dioperasikan secara dinamis sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan. Beberapa armada yang beroperasi antara lain KMP Napan Wainami, KMP Kasuari Pasifik IV, KMP Masirei, dan KMP Mamberamo Foja yang melayani rute-rute strategis antarwilayah pesisir.

Berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat Siklon Tropis Maila yang terjadi di Perairan Salomon yang mengakibatkan peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan utara Jayapura. Pola angin bertiup dari arah Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan berkisar 6-30 knot. Kecepatan angin tertinggi terjadi terpantau terjadi di wilayah Perairan Serui, Perairan Sarmi-Mamberamo, dan Perairan Jayapura. 

Kondisi ini disinyalir cukup berbahaya bagi kapal jika disertai dengan gelombang tinggi. Adapun informasi ini berlaku sejak 11-14 April 2026 pukul 09.00 WIT.

ASDP menegaskan bahwa kapal akan kembali diberangkatkan setelah kondisi cuaca dinyatakan aman oleh pihak berwenang. Informasi perkembangan akan terus disampaikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan. Bagi ASDP, perjalanan yang baik bukanlah yang tercepat, melainkan yang paling selamat—dijalani dengan rasa peduli, tenang, dan penuh tanggung jawab.


CORPORATE SECRETARY PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)

Jadwal & Rute
Jadwal & Rute